![]() |
dailymail.co.uk |
Setidaknya ada 8 potong bagian tubuh kecoa didalam sebatang coklat yang kamu makan. Menjijikkan..? sebuah fakta yang benar benar terjadi dan tidak bisa dihindarkan, dan masih aman dikonsumsi.
Kecoa, adalah hewan dapur yang paling dibenci oleh manusia terutama ibu ibu. Jangankan membayangkan memakan kecoa, melihat dia lewat diatas makanan saja kadang kadang membuat kita urung makan. Apalagi bila ia 'nyemplung' kedalam makanan. Pasti makanan itu sudah kita buang jauh jauh.
Namun sebuah penelitian telah menyingkap sebuah fakta, bahwa justru potongan potongan tubuh kecoa, terutama bagian 'sungut dan kaki', banyak ditemukan dalam olahan olahan coklat, selai kacang, olahan keju, dan popcorn. Cemaran kecoa itu sudah mulai terjadi pada pabrik pbarik yang melakukan produksi massal, dan terjadi sejak penyimpanan bahan baku pembuatan makanan tersebut, sampai ia diolah menjadi makanan.
Temuan ini diungkap setelah adanya penyelidikan terkait "alergi coklat". Beberapa konsumen mengalami berbagai macam gangguan kesehatan setelah memakan coklat. Semula mereka diduga alergi coklat. Namun setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata bukan coklat yang menyebabkan alergi, tetapi 'kecoa' yang terkandung dalam makanan itulah yang menyebabkan alergi.
Para produsen makanan, menolak untuk membasmi kecoa dengan pestisida. Mereka beralasan, lebih baik makanannya mengandung kecoa daripada mengandung pestisida. Mereka hanya bisa meminimalisir pencemaran. Toh jumlah cemarannya masih aman untuk dikonsumsi. Menurut FDA (BPOM nya Amerika), setiap makanan yang mengandung potongan tubuh serangga kurang dari 60 potong per 100 gram, aman dikonsumsi.
"Tidak ada cara untuk menghindarinya. Satu satunya cara untuk menghindarinya adalah berhenti makan sama sekali..." Dr. Morton M. Teich (ahli alergi)Bagaimana..? masih berani makan coklat ?
Sumber